Jenis Body Harness yang Perlu Kamu Tahu

Jenis body harness menurut keterangan dari Canadian Standards Association (CSA) terdapat 6 jenis yaitu:

1. Class A (fall arrest system)
Body harness ruang belajar A dipakai sebagai unsur dari sistem penahan jatuh. Alat ini mesti disertakan dengan minimum 1 unsur penahan jatuh. Attachment penahan jatuh mesti diposisikan sedemikian rupa sampai-sampai attachment itu terletak di belakang (tengah antara tulang belikat ) atau di tengah dada dengan elevasi kira-kira pada sternum (tulang dada).

2. Class D (controlled descent or ascent)
Kelas D mesti mempunyai persyaratan seperti ruang belajar A. Kelas D ini diperbanyak dengan ekstra elemen yang memungkinkan pemakai guna terhubung dalam sistem turun dari elevasi yang terkendali. Pengguna dimungkinkan untuk memungut posisi duduk saat tergantung dengan sabuk tubuh jenis ini. Harness ini seringkali mempunyai D-ring yang berposisi di dekat tulang dada atau sepasang konektor yang diposisi di bawah pinggang.

3. Class E (confined space access / akses ruang terbatas)
Sabuk tubuh ruang belajar E mesti mempunyai persyaratan minimum seperti ruang belajar A. Jenis ini mempunyai tambahan unsur yang memungkinkan pemakai guna terhubung dalam sistem akses di ruang terbatas. Dia mesti mempunyai tambahan D-ring pada masing-masing tali bahu (shoulder strap) untuk dipakai sebagai sepasang sampai-sampai memungkinkan pemakainya untuk memposisikan dirinya menghadap ke atas saat menggantung. Tambahan alat guna ruang terbatas ini melulu untuk dipakai pada sistem akses ruang terbatas dan bukan sistem penahan jatuh.

4. Class L (Ladder climbing)
Sabuk tubuh tipe L dipakai sebagai komponen dalam sistem pemanjatan tangga untuk menangkal pemakainya jatuh saat mendaki tangga atau struktur pemanjatan yang lain. Sistem pendakian seringkali termasuk FBH, kabel vertikal atau rel yang tersemat pada struktur dan lengan panjat. Untuk software pendakian tangga, sabuk tubuh mesti dilengkapi dengan D-ring depan di tempat sekitar sternal yang dapat digunakan sebagai sistem penahan jatuh pada sistem pemanjatan tangga yang tetap. Hal ini ditata pada CSA Z259.2.5 di Kanada dan ANSI A14.3 di Amerika Serikat.

5. Class P (Work Positioning)
Sabuk tubuh ruang belajar P mesti cocok dengan persyaratan ruang belajar A. Beberapa unsur tambahan:

Sabuk tubuh mempunyai tambahan elemen penyokong yang memungkinkan pemakai guna terhubung dalam sistem posisi kerja (work positioning system)
Sabuk tubuh mesti mempunyai elemen penyokong posisi kerja sejumlah minimum 1 yang dipasang sekitar elevasi pinggang
Jika memang 1 elemen penyokong work positioning yang disediakan, maka alat tersebut harus didesain guna berada pada tengah dada.
Jika elemen penyokong work positioning lebih dari 1, mereka mesti didesain guna ditempatkan secara simetris secara sepasang dan tidak dipakai secara terpisah.
Perhatian: penyokong work positioning mesti melulu terhubung dengan sistem work positiong dan tidak terhubung ke personel fall arrest system (PFAS)

6. Restraint
Full body harness dipakai sebagai komponen sistem penahan (restraint system) untuk menangkal pemakai dari lokasi yang mempunyai bahaya jatuh. Sistem penahan (restraint system) seringkali termasuk full body harness dan suatu lanyard atau restraint line.

TOKO GARDA SAFETY JAKARTA dengan alamat website http://www.gardasafetyjakarta.com/ Kami merupakan perusahaan yang berdiri sejak tahun 2000 bergerak dalam industri Jual Body Harnes, Jual perlengkapan safety jakarta dan Distributor Perlengkapan lainnya, Kami berada di Gedung LTC Glodok GF 2 Blok. A16 No. 5. Jl. Hayam Wuruk, No. 127.

Leave a Comment